Tips Masak Kue Kacang Imlek yang Renyah dan Gurih. Kue kacang selalu menjadi salah satu camilan wajib di meja Imlek karena teksturnya yang renyah tahan lama, rasa gurih kacang yang kaya, serta bentuk bulat kecil yang mudah disajikan dan dibagikan. Kue ini sederhana tapi punya daya tarik tersendiri: begitu digigit langsung terasa kriuk di luar, lembut di dalam, dan aroma kacang sangrai yang langsung menggoda. Banyak orang mengalami masalah kue kacang yang cepat lembek, terlalu keras, atau kurang gurih karena proses pembuatan yang kurang tepat. Padahal dengan beberapa trik mudah seperti pemilihan kacang yang benar, takaran mentega yang pas, serta teknik memanggang yang konsisten, hasilnya bisa renyah berhari-hari bahkan sampai seminggu tanpa kehilangan kerenyahan. Tips berikut ini cocok untuk pemula sekalipun dan bisa langsung diterapkan agar kue kacang buatan sendiri tahun ini jadi favorit keluarga dan tamu saat perayaan Imlek. BERITA OLAHRAGA
Pemilihan Kacang dan Proses Sangrai yang Sempurna: Tips Masak Kue Kacang Imlek yang Renyah dan Gurih
Kualitas kacang tanah menjadi faktor utama yang menentukan tingkat gurih dan renyah kue. Pilih kacang tanah kupas kulit ari yang masih utuh, berwarna cerah, dan tidak berbau apek; sebaiknya beli dalam jumlah cukup lalu sangrai sendiri di rumah agar minyak alami kacang keluar maksimal. Sangrai kacang dengan api kecil di wajan anti lengket tanpa minyak selama 15–20 menit sambil terus diaduk agar matang merata dan tidak gosong di satu sisi. Setelah matang, dinginkan sepenuhnya lalu haluskan kasar menggunakan chopper atau ulekan—jangan terlalu halus seperti selai karena tekstur kasar kacang inilah yang memberikan sensasi renyah ekstra saat digigit. Sisihkan sekitar 20–30 gram kacang utuh yang sudah disangrai untuk topping agar tampilan kue lebih menarik dan rasa kacang terasa lebih kuat. Proses sangrai yang benar tidak hanya meningkatkan aroma gurih alami, tapi juga mengurangi kadar air di dalam kacang sehingga kue tidak mudah lembek meski disimpan lama di toples kedap udara.
Komposisi Adonan dan Teknik Pengulenan yang Tepat: Tips Masak Kue Kacang Imlek yang Renyah dan Gurih
Adonan kue kacang yang ideal harus menghasilkan tekstur rapuh tapi tidak hancur, renyah tahan lama, serta tidak terlalu berminyak. Gunakan perbandingan klasik yaitu 500 gram tepung terigu protein sedang, 200–250 gram kacang tanah sangrai yang sudah dihaluskan, 150–180 gram gula pasir halus, 200 gram mentega tawar suhu ruang, serta sejumput garam untuk menonjolkan rasa gurih. Kocok mentega bersama gula hingga lembut dan mengembang ringan selama 3–5 menit, lalu masukkan kacang halus dan garam, aduk rata. Tambahkan tepung secara bertahap sambil diuleni dengan tangan hingga adonan menyatu tanpa perlu ditambahkan air atau telur—adonan yang terlalu basah akan membuat kue keras, sedangkan terlalu kering akan mudah pecah. Uleni cukup hingga kalis elastis tapi tidak terlalu lama agar gluten tidak berkembang berlebihan yang bisa membuat kue alot. Bentuk adonan menjadi bola kecil seukuran kelereng, pipihkan sedikit, lalu beri topping kacang utuh di tengah sebelum dipanggang. Teknik ini memastikan kue mengembang tipis merata dan renyah setelah dingin.
Teknik Pemanggangan dan Penyimpanan agar Tetap Renyah
Pemanggangan adalah tahap penentu akhir kerenyahan kue kacang. Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 150–160 derajat selama 10–15 menit agar panas merata. Letakkan adonan di loyang yang sudah dialasi kertas roti dengan jarak antar kue sekitar 3 cm karena akan sedikit mengembang. Panggang selama 20–25 menit dengan api bawah hingga pinggir kue mulai keemasan; jangan terlalu lama karena kue akan terus mengeras saat dingin. Setelah matang, matikan oven lalu biarkan kue tetap di dalam selama 5–10 menit dengan pintu sedikit terbuka agar suhu turun perlahan dan kue tidak langsung lembek karena perubahan suhu mendadak. Angkat dan dinginkan sepenuhnya di rak kawat terbuka agar sirkulasi udara baik dan uap panas keluar total. Simpan kue dalam toples kedap udara yang sudah diberi tisu dapur di dasarnya untuk menyerap kelembapan sisa; hindari menyimpan di kulkas karena justru membuat kue cepat lembek. Dengan cara ini, kue kacang bisa tetap renyah dan gurih hingga 7–10 hari, bahkan lebih lama jika toples benar-benar kedap udara.
Kesimpulan
Membuat kue kacang yang renyah dan gurih untuk Imlek ternyata tidak sulit asalkan memperhatikan kualitas kacang, proses sangrai yang teliti, komposisi adonan yang pas, serta teknik pemanggangan dan penyimpanan yang benar. Hasilnya akan jauh lebih memuaskan dibandingkan kue yang dibeli, karena rasa gurih kacang lebih terasa alami dan tekstur renyahnya tahan lama. Kue ini juga cocok dibuat bersama keluarga karena prosesnya sederhana dan bisa menjadi momen seru menjelang perayaan. Cobalah resep dengan sabar di percobaan pertama, lalu sesuaikan takaran sesuai selera—semakin sering dibuat semakin terasa mudah dan hasilnya semakin konsisten. Selamat mencoba, semoga kue kacang buatan Anda tahun ini jadi camilan favorit yang selalu habis duluan di meja Imlek dan membawa kehangatan serta keberuntungan bagi semua yang mencicipi.