Rahasia Membuat Gangan Asam dengan Rasa Seimbang. Gangan asam merupakan salah satu masakan khas Palembang yang selalu dinanti karena perpaduan rasa asam segar, pedas ringan, dan gurih dari ikan serta rempah yang kental, menciptakan kuah bening yang nikmat diseruput bersama nasi hangat. Hidangan ini sering disajikan pada acara keluarga besar maupun makan sehari-hari karena bahan-bahannya mudah didapat dan proses memasaknya relatif sederhana, namun banyak yang mengeluhkan hasil akhir kurang seimbang—terlalu asam, hambar, atau pedasnya mendominasi—padahal kunci utama terletak pada proporsi bumbu, urutan pemberian bahan, serta teknik merebus yang sabar. Di tahun 2026 ini, ketika minat memasak masakan tradisional Sumatera Selatan semakin tinggi, menguasai rahasia membuat gangan asam dengan rasa seimbang bisa menjadi kebanggaan tersendiri, terutama saat menyajikan hidangan autentik tanpa harus ke rumah makan langganan. BERITA OLAHRAGA
Memilih Ikan Segar dan Mengolahnya agar Tidak Amis: Rahasia Membuat Gangan Asam dengan Rasa Seimbang
Pemilihan ikan menjadi fondasi utama agar gangan asam memiliki rasa segar dan gurih tanpa bau amis yang mengganggu. Gunakan ikan patin, baung, atau nila segar dengan mata jernih, insang merah cerah, serta daging yang masih kenyal; hindari ikan beku lama karena teksturnya mudah hancur dan baunya lebih kuat. Potong ikan menjadi bagian sedang, lalu lumuri dengan perasan jeruk nipis serta garam kasar selama 15-20 menit sebelum dibilas bersih agar lendir dan bau amis hilang sempurna. Jangan langsung merebus ikan dalam kuah karena bisa membuat kaldu keruh; sebaiknya kukus atau rebus sebentar ikan dengan air mendidih hingga setengah matang, lalu angkat dan sisihkan air rebusannya untuk dicampur ke kuah nanti agar rasa ikan lebih keluar tanpa membuat kuah terlalu amis. Teknik ini memastikan daging ikan tetap utuh, lembut, dan menyerap rasa asam gurih dari kuah tanpa kehilangan tekstur asli, sehingga setiap suapan terasa nikmat dan segar.
Menyusun Rempah dan Asam dengan Proporsi yang Tepat: Rahasia Membuat Gangan Asam dengan Rasa Seimbang
Rempah dan sumber asam adalah penentu rasa seimbang pada gangan asam, sehingga perbandingan bahan harus diperhatikan secara detail agar tidak mendominasi satu rasa saja. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit, kunyit segar, serta jahe, lalu tumis dengan minyak hingga harum dan kering agar aroma rempah keluar maksimal tanpa langu. Masukkan serai memarkan, lengkuas memarkan, daun salam, serta daun jeruk purut robek pinggirnya, kemudian tambahkan air asam jawa kental yang sudah disaring untuk memberikan rasa asam segar yang khas. Proporsi ideal adalah satu ruas lengkuas dan serai untuk setiap 1 kg ikan, serta asam jawa secukupnya agar asamnya terasa menyegarkan tapi tidak mendominasi gurihnya ikan. Tambahkan gula aren secukupnya untuk menyeimbangkan asam dan pedas, lalu masukkan ikan yang sudah setengah matang serta tomat merah potong agar kuah mendapat rasa segar alami. Rebus dengan api kecil sambil sesekali diaduk agar bumbu meresap ke dalam daging tanpa membuat kuah pecah atau terlalu kental.
Teknik Merebus dan Penyajian agar Rasa Tetap Optimal
Merebus adalah tahap penentu akhir agar bumbu meresap sempurna dan rasa tetap seimbang hingga dingin. Setelah semua bumbu dan ikan masuk, masak dengan api kecil selama 20-30 menit sambil sesekali dicicipi dan disesuaikan garam serta gula; jangan terlalu lama karena ikan bisa hancur dan kuah menjadi keruh. Tambahkan daun kemangi segar serta irisan belimbing wuluh atau asam kandis di menit-menit akhir untuk aroma segar yang khas Kalimantan Selatan tanpa membuat asamnya berlebihan. Matikan api dan biarkan kuah istirahat 10 menit dalam panci tertutup agar rasa meresap lebih dalam serta minyak rempah naik ke permukaan, memberikan kilap dan aroma yang menggoda. Sajikan panas-panas dengan nasi putih, taburi bawang goreng renyah, serta irisan daun bawang dan seledri untuk kesegaran tambahan. Sambal terasi pedas atau sambal hijau harus selalu tersedia di samping karena memberikan sensasi pedas yang menyeimbangkan keasaman kuah. Dengan teknik ini, gangan asam tidak hanya gurih dan segar saat baru matang, tapi juga tetap nikmat saat dihangatkan keesokan harinya.
Kesimpulan
Membuat gangan asam dengan rasa seimbang bukanlah hal sulit asalkan memperhatikan tiga hal utama: memilih ikan segar dan mengolahnya dengan benar untuk menghilangkan amis, menyusun rempah serta asam dengan proporsi tepat agar tidak mendominasi satu rasa, serta merebus dengan api kecil sambil menjaga urutan pemberian bahan. Ketiga langkah ini saling mendukung sehingga kuah menjadi bening, gurih meresap ke daging ikan, serta harum rempah khas Kalimantan yang tahan lama. Di tahun 2026 ini, ketika masakan tradisional semakin digemari, menguasai tips ini memungkinkan siapa saja menyajikan gangan asam autentik di rumah dengan rasa yang tidak kalah dari warung langganan. Yang terpenting adalah kesabaran dan penggunaan bahan segar karena kuah yang baik tidak bisa dibuat terburu-buru. Dengan menerapkan cara-cara tersebut secara konsisten, hidangan ini bisa menjadi menu spesial keluarga yang selalu dinanti, memberikan kepuasan tersendiri saat semua orang menikmatinya hingga mangkuk kosong. Selamat mencoba dan semoga gangan asam buatan sendiri selalu berhasil seimbang serta nikmat setiap kali dimasak.