Tips Memasak Tempe Bacem Masakan Rumah. Di akhir 2025, tempe bacem kembali jadi bintang di meja makan rumahan Indonesia. Hidangan manis-gurih khas Jawa ini lagi banyak diburu karena murah, tinggi protein nabati, dan cocok jadi lauk pendamping apa saja: nasi uduk, gudeg, atau bahkan nasi goreng. Yang bikin tempe bacem spesial adalah teksturnya yang lembut tapi kenyal, warna cokelat mengkilat, dan rasa bumbu yang meresap sampai ke dalam. Ternyata membuatnya di rumah jauh lebih mudah dari yang dibayangkan, asal tahu triknya supaya tidak terlalu manis, tidak hancur, dan bisa tahan sampai 4-5 hari di kulkas.
Memilih Tempe dan Persiapan Awal yang Tepat
Pilih tempe yang masih segar, padat, berwarna putih bersih, dan dibungkus daun pisang (kalau ada). Tempe kedelai murni jauh lebih enak daripada tempe campuran. Potong tempe sesuai selera: kotak besar 3×4 cm kalau ingin klasik, atau iris tipis kalau mau digoreng kering nanti. Kukus tempe 10-15 menit sebelum dibacem – langkah ini penting banget supaya tempe tidak hancur saat direbus lama dan bumbu lebih mudah masuk.
Sambil mengukus, siapkan bumbu utama: bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, daun salam, dan tentu saja gula merah serta kecap manis berkualitas. Banyak yang kini menambahkan sedikit air asam Jawa atau air kelapa supaya rasa lebih segar dan masak tempe lebih empuk tanpa perlu direbus terlalu lama.
Cara Membacem Tempe Bacem agar Meresap Sempurna dan Tidak Amis
Gunakan panci tebal atau wajan anti lengket. Tumis sebentar bumbu halus bersama lengkuas geprek, daun salam, dan serai sampai harum. Masukkan tempe yang sudah dikukus, aduk pelan supaya terbalut bumbu. Tuang air secukupnya (sampai tempe terendam ¾ bagian), masukkan gula merah sisir (sekitar 150-200 gram untuk 2 papan tempe), kecap manis 4-5 sdm, garam secukupnya, dan sedikit air asam Jawa.
Rebus dengan api sedang sampai kecil selama 45-60 menit sambil sesekali diaduk pelan. Trik terkini yang lagi banyak dipakai: gunakan api super kecil di 30 menit terakhir dan jangan terlalu sering dibuka tutupnya – ini membuat bumbu lebih meresap dan kuah mengental alami. Matikan api saat kuah tinggal sedikit dan kental seperti karamel. Biarkan tempe di dalam panci semalaman (atau minimal 4 jam) supaya bumbu “nyerap” maksimal. Besoknya tinggal goreng sebentar sampai permukaan agak kering dan aromanya makin kuat.
Variasi Kekinian dan Tips Penyajian Untuk Tempe Bacem
Kalau ingin versi lebih modern, tambahkan potongan tahu atau telur rebus di dalam baceman yang sama – rasanya sama nikmatnya. Ada juga yang lagi ngetren menambahkan cabai rawit utuh atau bubuk cabai supaya ada sensasi pedas manis. Untuk yang suka tekstur renyah, iris tempe lebih tipis dan goreng agak lama sampai garing (cocok jadi tempe kering bacem).
Sajikan dengan sambal bawang, lalapan kol, dan kemangi – kombinasi klasik yang selalu bikin nasi cepat habis. Tempe bacem juga enak jadi isian arem-arem, lumpia, atau sandwich ala anak kos. Karena sudah manis dan tahan lama, cocok banget dibawa bekal atau dijadikan stok lauk mingguan.
Kesimpulan
Tempe bacem adalah salah satu warisan kuliner paling sederhana tapi paling susah dilupain. Dengan mengukus dulu, merebus perlahan, dan memberi waktu bumbu meresap, hasilnya akan selalu empuk, manis gurih pas, dan bikin orang rumah langsung nambah nasi berkali-kali. Modal dua papan tempe plus bumbu dapur biasa, kamu sudah bisa menyajikan lauk premium yang harganya bisa Rp50.000 per porsi di luar. Minggu ini langsung masak dalam porsi besar – dijamin habis sebelum sempat masuk kulkas!